Welcome

Welcome
Tampilkan postingan dengan label Bacotan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bacotan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 April 2014

Selamat Jalan, Teman


04-04-2014
Setiap ada pertemuan, pasti ada perpisahan

"Rasanya hidup ga adil buat dia. Kenapa dia harus pergi secepat ini?" Itu yang gue pikir setelah kepergian dia. Dia, temen gue, temen kita, Mimi.

Awalnya ga percaya, gue kira dia ngibulin kita, kayak yang selalu dia lakuin. Sampai gue liat dengan mata kepala gue sendiri, kalo dia disana. Terbaring pucat, dibalik kain putih, di tengah kerumunan orang-orang terdekatnya. Gue liat temen-temen gue nangis. Sampai saat itu gue masih ga percaya. Gue berharap dia tiba-tiba bangun dan teriak, "April mooop!". Tapi dia ga bakal lakuin itu, ga akan bisa lagi.

Beberapa jam sebelumnya gue masih denger suaranya. Masih becandaan sama dia. Semuanya terasa kayak mimpi buat gue. Gue gabisa bayangin gimana perasaan keluarganya, sahabat, dan seseorang yang nganggep dia & dianggep spesial ama dia.

Kelas kita ga akan lengkap lagi tanpa dia. Beda rasanya ga ada dia. Ga ada lagi yang datang sepagi dia, ga ada lagi orang yang rela tangannya dijadiin kanvas,  ga akan ada lagi yang ngatain gue ngidolain banci, ga akan ada lagi temen yang kayak dia.

Muhammad Fahmi Perdana . Kacamatanya yang selalu ditaruh di atas kepala, kejahilannya, kratifitasnya, kepintarannya, kebaikannya, kata-katanya, dan semua tentang dia akan selalu kita ingat. We love you Mi, may Allah bless you and your family.
















Senin, 11 Maret 2013

Bakat Dimasa Kecil

Tadi siang gue nonton sebuah film horor jepang bareng nia, salah satu temen kost gue. Di film itu suara setannya aneh, kayaaaaaa.. kaya apa ya? Gue bingung gimana cara ngedeskripsiinnya.

Selesai nonton nia niru suaranya. Gue pun gamau kalah, gue berdiri dan menirukannya dengan percaya diri tinggi. Tapi.... tiba-tiba gue ingat sesuatu. Gue ingat, sebuah keahlian gue saat masih kecil yang gabisa ditiru siapapun di keluarga gue. keahlian yang selalu membuat kagum keluarga gue. tunggu, kata kagum sepertinya terlalu berlebihan ._. mungkin gue bakalan ganti dengan keahlian yang selalu membuat senang keluarga gue. keahlian yang selalu gue tampilkan saat seluruh keluarga berkumpul. Apa itu? Keahlian itu adalah ....... adalaaaah.... Gue bingung mendeskripsikannya --' jadi gue sebut aja itu 'Suara patah-patah' ._.

Jadi, gue semasa kecil, punya sebuah talent, yaitu pandai mengeluarkan suara patah-patah, yang selalu disertai dengan goyang patah-patah versi gue, bukan versi penyanyi dangdut Annisa Bahar. Gue yang masih polos waktu itu sangat senang dan bangga memiliki bakat ini. Menurut gue ini adalah bakat langka. Mungkin kelak, suatu hari gue bisa menjadi seorang seniman legendaris. Gue berpikir untuk ikut IMB. Tapi sepertinya itu terlalu lama, harus menunggu sampai IMB ke-4 diadakan -,- Jadi gue mulai berpikir lagi , sepertinya menjadi penyanyi solo oke juga. Mungkin nanti gue bisa duet dengan Taemin. Gue nyanyi, dia ngedance. Sungguh khayalan yang sempurna :'D

Tapi...... Pas gue mempraktikkan bakat gue ini di depan Nia, Nia malah bilang "Gilanya kamu waktu kecil. Untung aku ga kenal kamu dulu ya." Nyessssss...... Dalem. Gue langsung membuang jauh-jauh khayalan gue sebelumnya -..-

Fans

Barusan gue buka akun twitter gue. Pas gue liat ada seorang anak manusia yang mention gue berturut-turut. Gue liat u-namenya, setelah lama berpikir *eh ._.v gue ingat siapa dia. Salah satu dari sekian banyak fans gue :Dv Dulunya sih dia gamau ngaku kalo dia ngefan sama gue, tapi mention-mention ini membuktikan kalau dia adalah fan fanatic gue muehehehehe XD


Agar tidak terkesan sombong gue pun membalas mention-montionnya itu. Lagian, daripada menimbulkan kesan buruk dan menyakiti hati fan ku, aku lebih baik meluangkan waktu sebentar untuk membalasnya kan? XD huakhakhak






Ga lama setelah gue bales, dia langsung bales mention gue lagi. ckckckc memang fans sejati :)



Sekian dulu, jika dilanjutkan fans saya ini mungkin akan malu, atau malah terlalu senang karena namanya dimasukkan ke dalam situs pribadi gue :)

NB : Terimakasih telah menjadi Dhia Lover, I'm nothing without you :3

Sabtu, 09 Maret 2013

Alay? Sesuatu

Alay, anak layangan. Gue benci mengakuinya, tapi ini realita kehidupan, bahwa gue juga pernah alay. Kemarin gue buka akun facebook gue dan menemukan berbagai foto yang menusuk mata *.* Supaya gue gasakit sendirian, maka gue share foto-foto tersebut ke kalian, pembaca setia gue :3 (emang ada? entah, gue gapeduli)

PERHATIAN : Awas! Foto keras. Hanya untuk dilihat dalam sekejap saja. Dilarang untuk penderita alergi alay. Jika perut Anda terasa sakit, periksakan ke jambat terdekat!

sebenernya di tisunya ada tulisan ._. 

*wink* itu adalah mahakarya saya yang amat sangat kreatif. minuman dari tisuuuu XD
iklan shampoo ._. anti kecoa



no comment .-.
maafkan saya karena foto ini miring. ini diambil saat sedang ada gempa *eh



._.v
Paling parah *.* ini editan temen gue. entah ini taun kapan ._.

Senin, 04 Februari 2013

Bulan Bahasa

Tanggal 29 November - 01 Desember diadain lomba-lomba dalam rangka Bulan Bahasa. Sekolah ngadain lomba pidato, bikin artikel, drama, padus, sama bikin mading 3 dimensi. Gue cuman ikutan lomba mading, karena gue gapunya talent --" Yaa paling ga gue bisa bantu-bantu dikit bikin mading he-he-he.
Bulan bahasa kali ini temanya "Bahasa Indonesia sebangai jatidiri bangsa", gue Dan temen-temen ngangkat masalas bahasa alay yang sedang menggerogoti pikiran remaja sekarang *eaaaaa 
Hari Rabu gue gabisa ikut kerja, Hari Kamis gue ikutan, tapi yang datang cuman 4 orang, soalnya yang lain pada bikin naskah drama (soalnya lagi, besom ya itu drama udah harus tampil --". Hari Jum'atnya, dari pulang sekolah, jam 11, kita udah pergi ke rumah Nita buat ngerjain mading. Tapi pas sorenya, sekitar jam 3 kita balik lagi kesekolah soalnya ada jam tambahan (senbud) terus temen kita yang ikutan drama mau tampil :D Singkat kata, kita seharian di rumah Nita. Jam 9 malam kurang gue pulang sama Indah. Untung pintu gerbang belum ditutup , he-he-he. 
Keesokan harinya lomba dimulai. Hari itu ada 2 lomba yang diadain berbarengan, mading sama padus. Tapi sebelum temen-temen yang ikut padus tampil, mereka bantuin kita abis-abisan *eaaaa. Tapi sayangnya pas padus kelas kita mau tampil satu "member'nya ilang dan gada yang bisa ngegantiin. Jadi kelas kita cuman ngirim 14 orang --" dan akhirnya kelas kita di diskualifikasi u,u
Setelah sampai waktunya, mading dibawa turun ke lapangan. Gue liat dari atas, warna mading kita paling mencolok. Tapi ............ ternyata mading kita yang paling kecil --" Tapi kita tidak berkecil hati *eaa Mading kami tetap memiliki satu keunggulan. Apa itu? MADING KITA BISA MUTER :D So, setiap ada yang lewat kita ajakin main sulap XD
Tiba hari pengumuman pemenang. Kita dag dig dug der. Pemenang demi pemenang disebutin, semuanya teriak kegirangan .. Kecuali ...... kelas kita ._. Kita gamenangin satu lombapun ._. Sedih ._. Pedih ._. Tapi kami tetap bangga, karena mading kami bisa muter ._. 

tangga *nyesek*


Senin, 28 Januari 2013

?

Abnormal. Gue yakin kalian uda sering denger kata ini . Kalian tau artinya? Kalo mau tau silakan tonton Spongebob Squarepants. Adakan yang ceritanya Spongebob mau jadi normal?

Ngomong-nyomong soal abnormal , barusan kayaknya gue ngelakuinnya .-. Tadi, pas lagi makan siang gue pengin pipis. Karena gue lagi makan, otomatis ada makanan di mulut gue ( kecuali kalo gue makan ya lewat hidung). Gue jalan menuju WC sambil ngunyah makanan. Sampai depan WC gue diem. Otak gue memflashback ingatan gue menuju ucapan Mamah. "Jangan makan di dalam WC" suara Mama terngiang-ngiang di kepala gue. Yaa walaupun gue emang gapernah makan dalam WC *iyeuukhh tapi Dulu Mamah pernah ngomong Gitu ke gue. Gue masih ngunyah saat itu. Sekitar satu menit gue diem disitu. Gue mengunyah terus mengunyah. Mencoba menghabiskan makanan yang Ada di mulut sambil menatap pintu wc.

Tiba-tiba gue sadar, saat itu yang memperhatikan. Gue nengok ke kiri, gue melihat ka Dina, kakak kelas yang kamarnya di depan kamar gue melihat gue dalam diam dan wajah penuh dengan tanda tanya (Jangan tanya gue siapa yang nyoret-nyoret muka kak Dina, karena pelakunya bukan gue). Gue diam, dia juga diam. Kita diam-diaman Dan akhirnya mata kita bertemu *eh kok geli yak? --" Gue menyadari apa yang terjadi sekarang. Mungkin kak Dina heran melihat gue berdiri di depan WC sambil membawa handuk dan berkacak pinggang (gue juga gatau kenapa gue bawa handuk)

Kemungkinan tentang apa yang ada di pikiran kak Dina :
Gue mau mandi tapi gatau yang mana kamar mandi
Gue mau mandi di WC tapi bingung gimana cara buka pintu WC
Gue mau mandi di WC tapi gaberani masuk WC karena sedang ada perang di dalamnya.

Gue langsung bilang ke kak Dina kalo gue mau pipis (sebelum kak Dina menanyakan pertanyaan -  pertanyaan aneh). Kak Dina pun menjawabnya dengan 'oh' walaupun menurut gue di dalam otaknya masih ada tanda tanya besar (Jangan tanya siapa yang masukin tanda tanya ke otaknya, karena pelakunya bukan gue).

Gue pun kembali menatap pintu WC, lalu berbalik dan kembali ke kamar. Gue gajadi pipis. Uda gapengen lagi --"

Sabtu, 26 Januari 2013

2013

Waaaaaaa !!! Sekarang uda tahun 2013 yaaaak! Katanya tahun 2013 adalah tahun ular air. Pantesan aja baru awal tahun Jakarta uda kebanjiran. ckckckc

Oiya, pas malam pergantian tahun 2012-2013 gue lagi di Banjarmasin. Ga kayak biasanya, malam taun baru terasa sepi (atau cuman pendapat gue aja yak? entahlah). Malam taun baru gue habiskan dengan tidur. Kenapa? Karena gue ngantuk. Gue dan Aa uda minta dibangunin jam 10-an. Dan ternyata kita baru kebangun jam 11-an -,- dan ternyata (lagi) bokap uda telpon 3 kali buat ngebangunin kita =,= Kurang lebih jam 11 malam kita keluar (masih dengan rasa kantuk yang teramat sangat). 

Oiya, sorenya gue sempet ngikut bokap jalan nyari rokok. Gue yang ngeliat terompet langsung ngerengek minta beliin :D Sebagai makhluk ekonomi, gue pun mengandalkan jurus andalan, yaitu 'menawar'. Gue bilang  "20 ribu aja deh mas, mbak. Sekalian penglaris juga" ( disertai dengan wajah rada memelas). Awalnya mas-mas sama mbak-mbak yang jual gamau, tapi karna wajah gue yang mungin seperti malaikat ini, mereka akhirnya ngasih terompet itu dengan harga 20 ribu. Akhirnya terbentuklah harga keseimbangan *eaaaaa

Sehabis itu, gue balik ke hotel dan langsung pamer terompet ke Aa. Aa protes kenapa gue  cuman beli satu. Tapi gue gapeduli. Gue nyoba bunyiin terompetnya dan....... Dorongannya (atau entah apalah itu) copot --" Aa terlihat senang, gue langsung bete -,-

Balik lagi ke cerita di malam hari...
Gue dan aa keluar, ngeliat kembang api dan makhluk-makhluk yang tidak jelas (beneran, gaje banget) lalu masuk kembali ke kamar -,- Dari sebelum kita tidur kita melihat manusia-manusia berpakaian aneh. Ada yang pakai hotpants, kacamata hitam, highheels, dan benda-benda yang menurut gue gacocok dipakai dimalam hari dan tempat seramai itu.
Foto bersama terompet yang sekarang tak tau ada dimana *nyesek*


Lebih mancung terompetnya apa bibir gue ? ._.Lumayan na'as ya

Ajaib ya muka gue .-.

Gue bingung mau cerita apalagi, gue tidak terlalu pintar mengekspresikan apa yang gue lihat ke dalam bentuk tulisan. Jadi, sampai disini dulu yaaa. *moah*

Jumat, 23 November 2012

Masa Kecil Suram

Masa kecil itu adalsh masa-masa paling odong, tapi kalo diinget-inget seru juga. Kemaren, gue mengingat ulang cerita - cerita konyol nan tragis gue hahaha.

Dulu seperti anak anak lainnya, gue dan Aa masuk TK Al-Qur'an. Dulu, Ada satu pengajar yang kita segani, anggap aja namanya Bapak B. Dulu beliau adalah Kepala TK Al-Qur'an itu. Pak B itu sebenernya jarang masuk, tapi kalo masuk ataupun hanya sekedar ngintip, semuanya pada diam. Soalnya, kalo ketauan ribut, kita pasti dimarahin. Dan gacuman itu, kita juga dikunciin di dalam langgar itu --" Di langgar itu Ada dua pints, satu di kanan dan satu dikiri. Saat bapaknya ngunci yang kanan, kita selalu heboh, lari ke pintu kanan, teriak-teriak minta tolong. Padahal pintu kiri belum dikunci --" sampai bapaknya ngunci pintu kiri baru kita lari ke kiri --" kurang bego apa coba?

Terus, di sebrang langgar itu rumah Pak B. gateau kenapa kita selalu main di sana. Setiap istirahat kita selalu naikin pohon rambutan Pak B. padahal pohonnya didepan rumah Pak B -,- 

Terus, biasanya setiap pulang ngaji kita selalu pulang bareng temen-temen sekaligus sepupu kita. Kita selalu jalan muter (bukan jalan sambil muter muter ya, tapi jalan lewat jalan yang lebihjauh) . Dan apa yang kami lakukan selanjutnya? Kami selalu manjat pohon delima tetangga. KAMI DENGAN BAJU MUSLIM KAMI MEMANJAT POHON. Dan setiap kali ada yang lewat di jalanan, kami selalu teriak "Halooo! Haiiiii!!". Orang-orang selalu celingak- celinguk nyari sumber Suara suara aneh itu. Kita sudah jadikek tuyul --" sampai satu hari, tetangga gue menemukan kami, Dan menyeret *eh kami pulang. --"

Setiap Kali gue inget cerita ini gue merasa sungguh super amat sangat luar biasa bego banget sekali --"

Minggu, 18 November 2012

MY 16th BIRTHDAY


6 November 1996, nyokap gue melahirkan seorang bayi mungil nan cantik dan imut (gue) dengan cara membelah perutnya (maksudnya operasi, maaf kalo rada horor). Kemarin, tanggal 6 November 2012 gue berulang tahun yang ke-16. Pada 5 November, malam hari, gue ga bisa cepet tidur gara-gara lupa ngerjain soal matik. Dan jadilah gue ngerjain sampe jam setengah 12. Selesai ngerjain tugas gue tetep gabisa tidur. Kurang kerjaan, guepun buka BBM dan twitter. Senengnya, ternyata pas jam 12 malem temen-temen gue pada ngucapin. Ternyata masih ada yang ingat hari ulang taun gue :3 . Disaat yang bersamaan, gue ngerasa sedih. Gue ngerasa beda, karena disitu ga ada keluarga gue (karena gue sekolah di luar kota, pisah sama keluarga). Akibatnya, gue nangis selama 1 jam malam itu -,- sebenernya gue malu cerita ini, tapi gue berusaha tetep jujur dalam menulis he-he-he.
Pagi harinya, gue bangun dengan mata rapat. Mata gue gabisa dibuka, gara-gara bengkak. Alhasil gue sekolah dengan mata sembab -,- Sebenernya gue malu banget sekolah dengan tampang ngenes gitu, tapi mau gimana lagi? Masa gue bolos? Jadi Amrin dong gue -,-
O iya, pagi-pagi sebelum gue berangakat ada yang gedor-gedor pintu kamar gue, pas gue buka ternyata itu temen-temen gue. Mereka ngasih gue kado! Senengnyaaaa… Pas gue buka, mereka ngasih gue kotak makan, botol minum, mug, sama mini fan. Mungkin mereka tau betapa minimnya daging gue dan betapa melimpah kerngat gue, jadi mereka ngasih gue alat makan dan mini fan itu XD
Malamnya, mamah, bapa, dan aa datang ke bjb, ngajakin gue makan sama Nia dan Noni juga. Sehabis makan, mamah ngasih gue bingkisan kecil. Kata mamah sih isinya anting. Pas gue buka isi nya cuman kertas bon, dan pas gue liat bon-nya………………………………………………………………………………………….. AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Gue kaget dan seneng setengah idup! Itu bon pembelian iPad! iPad!!!!! Seketika gue ngerasa gila, layaknya orang gila yang gatau malu, dirumah makan itu gue ngacak-ngacak rambut, gue teriak “Aaaaa.. Aaaaaa!” , mulut gue gabisa mingkem dan mengeluarkan busa *eh
Barang yang selama ini gue impi-impikan sekarang uda gue dapet! Gue kira punya iPad itu = MIMPI. Tapi ternyata, ternyata, ternyata…. AAAAAAAAAAAA!!!!! Gue gatau harus bilang apa, yang pasti gue gila saat ini. Makasih Mamah, Bapak, I LOVE YOU SO MUCH MUCH MUUUUCHHHHHH :*
Oiya, tahun ini Aa jadi manusia yang super baik loh. Tahun ini dia ngasih gue baju, novel teenlit, kalung, sama 2 pin. Gue jadi inget dulu waktu gue ulang tahun yang ke-5 dia pernah ngasih gue buku catatan kecil (keciiiiil banget) sama wafer tango dan bengbeng. Terus kalian tau apa yang dia bilang ke gue? Dia bilang “Ntar tango sama bengbeng-nya bagi ya, Aa juga mau” –“ Tapi biar gimanapun gue tetep seneng kok J





















Oiya (lagi) . Gue mau ngucapin makasih sebanyak-banyaknya buat kalian yang udah ngasih aku hadiah dan doa :*

Jumat, 26 Oktober 2012

ADE KELAS


Sebagai makhluk yang sekolah, kita pasti punya yang namanya ‘Ade Kelas’, ya kecuali lo sekolahnya cuman ampe TK kecil ato homeschooling. Yang namanya ade kelas juga manusia, banyak jenisnya, keanehannya.
Dulu waktu gue masih SD gue punya ade kelas yang nyebelin abis. Dia dibawah gue satu tingkat. Namanya gue sebut aja deh ya, Eka. Gue sebel banget ama ini anak, sampe sekarang masih songong aja. Gue berani nyebut namanya karna dia rada-rada gagap kalo masalah jejaring social, mainannya masih facebook aja, jadi kemungkinan dia bisa baca blog gue yaa sekitar dibawah enol persen *eh Tapi selain itu gue juga gatakut ama dia sih.
O iya, dulu si Eka ini ama temennya suka nyari gara-gara sama gue dan temen-temen gue. Entah apa yang bikin dia usil banget, tapi gue benci pake banget juga ( >_<) Dulu, pas gue masih kelas 6 SD, kebencian gue ini memuncak. Gara-gara gue gasengaja nabrak bahunya pas pulang sekolah, dia ngatain gue ‘bego, bangs*t’. Gila kan? Dia berani banget ngatain kakak kelasnya gitu. Okelah dia bilang gitu kalo dia lebih pinter dari gue, lah ini, kenyataannya dia galebih dari gue –“ Dan akhirnya Wali kelasnya denger berita kalo dia ngatain gue, diapun diomelin sama Wali kelasnya. Hahahahah gue bahagia XD
Ade kelas gue pas SMP juga ga kalah anehnya. Dari yang kek tante-tante sampe yang psikopat *ups . Ditambah lagi adek kelas gue di SMP banyak yang ga tau sopan santun -,- Kalo lewat di depan kakak kelas lagaknya udah kek ‘Ratu Sejagat’, lewat depan guru ga nunduk, peraturan mereka anggap dibuat untuk dilanggar -,- Dulu pas gue kelas IX pernah ada kejadian yang ngejengkelin banget. Temen gue lagi ngepel teras kelas, taunya tiba-tiba ada adek kelas, cewek, yang lagi berantem sama salah satu siswa kelas IX, lewat depan kelas kita. Dia gapake alas kaki. Bagus kalo kakinya bersih, lah ini kotor pake banget! Mana gasopan banget lagi, masa pas kita lagi bikin kerumunan tiba-tiba dia lewat di tengah-tengah kita. Bikin kotor lagi. Padahal kan temen gue lagi ngepel. Kita udah teriakin, tapi kayaknya dia budek -,-
Sebenernya banyak sih cerita tentang adek kelas yang kurang ajar, tapi nanti lagi aja sharenya ya. Babay

Minggu, 21 Oktober 2012

HATE KUCHING SO MUUUUUCCCCHH


Kucing, yang katanya binatang kesayangan Rasul itu, katanya memiliki bulu lembut, wajah lucu, dan warna yang indah. Banyak orang yang menyukai kucing, hingga saking cintanya dia kepada si kucing, dia sampai memakaikannya baju, memberinya nama layaknya manusia, membawanya kemana-mana layaknya pacar, dan memberinya warisan layaknya seorang anak.

Gue liat di TV, banyak kucing yang diikutkan fashion show. Gue liat disana semua kucing itu sangat manis. Dari tv, mata gue berpindah ke samping. Baru saja gue liat kucing anggun, manis, bersih, dan lucu, sekarang gue melihat kucing yang berkebalikan dengan itu, binal, dekil, berantakan, dan amit-amit. Gue sebel, rasanya pengin nendang itu kucing, tapi setiap kali gue mau nendang, gue selalu ingat kalo kucing adalah binatang kesayangan rasul. Dan batallah niat gue untuk menindasnya.

Sebenernya keluarga gue gapernah miara kucing, tapi gatau kenapa dari gue kecil sampe sekarang di rumah gue selalu ada kucing. Gue gondok setengah mati, karena gue benci banget ama kucing. Banyak hal yang bikin gue sebel ama makhluk bernama kucing.
1.       Kucing itu pandai berakting
Setelah sekian lama rumah gue didatengin ama kucing, sekarang ada kucing yang belang 3. Sebenernya gue tetep gasuka, karena kucing ini preman banget. Kucing yang udah lebih dulu ada di rumah gue selalu dimarahin ama dia, makanannya direbut, dan kasih sayangnya dicuri *eaaa
Suatu hari kucing itu mendekati gue, menggesekkan badannya ke kaki gue, bulunya lembut, kayak boneka. Gue jadi tergoda untuk mengelusnya. Gue cob angelus sekali, ternyata enak. Kucing itu juga jadi lebih manis ke gua.
Setelah beberapa hari disayang itu kucing ngelonjak. Pas gue lagi enak-enaknya nonton TV, itu kucing geliat-geliat dibelakang gue. Kayaknya minta dikasih makan, tapi gue nggak ngeh, gue tetep nonton tV dengan cantiknya. Taiba-tiba dia gigit pinggang kiri gue, gue teriak, gue shock. Sejak itu gue gapernah lagi tertipu dengan acting dan wajah manisnya.

2.       Kucing itu manja
Setiap kali kucing dirumah gue laper, dia selalu nempel dikaki kita. Dia selalu masang sok imutnya, gue bete. Setiap kali mau ke kamar mandi kaki gue selalu di tempeli oleh kucing-kucing itu. Pengen banget rasanya gue kencingin itu kucing. Manjanya minta ampun

3.       Kucing itu milih-milih
Kalo udah urusan makanan, kucing di rumah gue selalu milih-milih makanan. Karena kita ga melihara kucing (maksudnya kucingnya yang dating membawa diri ke rumah kita) maka kita ga nyediain makanan khusus kucing. Biasanya nyokap Cuma ngasih nasi dicampur sama ikan. Dan ternyata kucing gamau makan nasi, dia maunya ikan sarden. Dasar, kucing yang gatau diuntung, udah dikasih makanan juga,masih milih-milih -..-

4.       Kucing itu binal
Kucing di rumah gue rata-rata betina semua. Dan semuanya pada binal. Kenapa? Karena gaselang lama setelah dia melahirkan, maka dia akan hamil lagi. Dan yang lebih parahnya lagi, kita gatau siapa yang ngehamilin dia.

5.       Kucing itu maling
Gue paling sebel yang ini, karena sekarang, di kostan gue banyak kucing, gue gabisa ninggalin pintu kamar kebuka sedikit aja. Sudah sering kejadian, bak sampah gue diubek-ubek ama kucing. Dan yang barusan kejadian, yang paling parah! Gue tadi beli makanan buat makan malam. Gue taruh di meja. Pas gue ke kamar temen gue bentar, eh pas masuk kamar gue menangkap basah maling makanan. Kucing, sebagai maling, dan kuah yang tumpah sebagai ‘basah’ (maaf kalo omongan gue ngaco). Gue bete karena harus ngeberesin makanan itu, terus ngepel kamar. Ga sampe disitu penderitaan gue. Sprei yang baru tadi siang gue ganti sekarang basah dan bau amis. Padahal persediaan sprei gue Cuma satu yang ada di kost. Jadilah gue mala mini bakalan tidur bareng bau yang tidak sedap –“

Selasa, 16 Oktober 2012

Kualat

Akhir-akhir ini gue sering kualat. Abis ngatain atau ngetawain orang/bukan orang gue selalu kena batunya --"

Kemaren, pas lagi istirahat gue ngetawain kakak kelas yang lagi main futsal. Dia nendang bola, bolanya mental, sepatunya juga ikutan mental. Gue ketawa nyaring banget, lupa kalo jarak antara gue dan kakak itu deket banget --" Terus pas kaus kakinya yang panjang diturunin, ujungnya dilipet. Jadi, pas sepatunya lepas ujung kaus kakinya melambai-lambai. Gue makin ngakak.

Galama, gue yang duduk di pinggir lapangan sama temen-temen gue jadi sasaran empuk bola futsal --" kepala gue kena, es krim gue kotor. Gue kualat.

Terus, tadi pagi gue ngomelin kucing. Taunya pas pulang sekolah sepatu gue kena e'ek kucing. Asli, bau plus malu-maluin banget.

Ngomong-ngomong soal kualat, gue jadi inget salah satu temen gue di SMP. Badannya gede (baca:gendut) , kelakuannya nyebelin (maaf ya, tapi gue jujur). Gue sering banget ngolokin dia, dan sering banget dapet karmanya -,-

Pernah gue ngolokin dia di kelas. Dia ngejar gue, gue lari, nubruk kursi dan jatuh tak berdaya. SAKIT banget -,-

Pernah juga gue sama temen-temen gue ngolokin dia rame-rame. Pas dia mau ngejar kita gue balik badan, mau lari ke belakang. Tau tau, tanpa disangka, terjadi sebuah tragedi. Siku temen gue hinggap dengan mulusnya di bibir gue. Alhasil bibir gue adi sexy (baca:jontor) dan berdarah.

Dan yang terakhir, yang paling naas dan tragis. Hari itu gue ngatain dia abis-abisan. Pas pulang sekolah gue ngomong bentar ama temen gue di parkiran.Tiba-tiba gue denger suara nyaring. PAs gue tengok ternyata motor gue jatoh.Layaknya orang-orang di sinetron, gue melongo. Gue idem tanpa bisa ngomong apa-apa. Dan akhirnya, jadilah motor gue mendapat motif baru di banyak bagian --"

Sepertinya gue orang yang paling sering kualat. Dan sungguh, kualat itu menyakitkan.

NB: Ngolokin disini maksudnya cuman becanda. Karena gue anak baik dan cantik, jadi gamungkin jahatin orang.

Jumat, 05 Oktober 2012

Memendam perasaan ... ?


Anak muda zaman sekarang suka memendam perasaan. Perasaan suka, malu, sedih, marah, dsb. Memendam perasaan kadang menimbulkan efek negatif, tapi kadang itu harus dilakukan pada saat-saat tertentu. Guepun pernah mengalaminya. Di post ini gue bakalan cerita tentang sesuatu yang real, dan yang sangat menegangkan dalam hidup gue.

Entah pada bulan Maret atau Februari 2012, gue yang saat itu kelas 9 dan udah mau ujian diajak oleh guru gue ikutan tes masuk sekolah baru. Sekolah itu swasta, baru selesai dibangun, dan menyediakan beasiswa bagi ‘anak kurang mampu dan berprestasi’. Gue heran dong, kenapa guru gue ngajakin gue. Gue gabisa digolongkan dalam kategori kurang mampu, tapi kalo berprestasi sih iya *eh *ditimpuk warga sekampung*

Saat hari tes tiba, kita berangkat subuh-subuh bareng sama peserta dari sekolah lain yang masih sekabupaten sama kita. Sampai di sekolah itu kita masuk. Ternyata kita datengnya rada telat,. Tapi untungnya tes belum di mulai. Guru pendamping gue sibuk, ngurus ini ngurus itu. Gue melongo, bingung mau ke mana. Akhirnya gue liat di daftar, jam pertama gue tes di ruangan atas, psikotest.

Guepun masuk dan duduk di bangku paling depan, temen gue ternyata lebih milih duduk di bangku belakang. Gue bete, gue sendirian, sedangkan yang lain duduknya sebelahan sama temennya masing-masing –“ emang temen gue ini ngebetein banget.

Tes pertama berjalan lumayan lancar, tidak ada tanda-tanda buruk akan terjadi pada gue. Hanya saja gue merasakan kepala gue pusing gara-gara soal psikotes yang barusan dikasih. Selesai tes jam pertama kita dapet makan siang. Terus dari jam 1 sampe jam 3 gue ke lantai dasar. Sekarang giliranm tes akademik. Pelajaran yang dikeluarkan adalah matematika, bahasa Inggris, sama AGAMA! Gue kaget pas tau pelajaran yang ketiga adalah agama. Gue heran. Gue gabelajar. Gue cuman baca sedikit, itupun fisika. Gue baru tau kalo gue lagi ikutan tes di sekolah khusus Agama Islam, sejenis pondok pesantren, tapi lebih umum.

Sebelum kita ngerjain soal, Bapak sama Ibu yang mengawas ngebacain peraturan. “Jika Anda keluar dari ruangan ini sebelum waktunya habis maka kami anggap Anda telah selesai.” Kalimat ini membuat gue dilema. Gue lagi kebelet pipis, kalo gue tiba-tiba gabisa nahan pipis gimana? Kalo gue ke toilet gue dianggap udah kelar –“ jadilah gue izin ke toilet sebelum soal di bagi. Rasanya legaaaa.. aaaah…

Saat masuk, gue pun mengerjakan soal dengan berusaha konsentrasi. Ruangannya nyaman, membuat gue bisa berkonsentrasi. Tapi cuman sebentar! Ruangannya SANGAT DINGIN! Sebenernya gue ga menggigil sih, tapi keadaan seperti ini selalu membuat gue pengin melakukan sesuatu yang tabu. Perut gue sakit, menandakan hasrat yang luar biasa.. Gue mencoba menggoyangkan kaki secara kaku, agar angin ini ga keluar dari anus. Gue berusaha kelihatan tenang. Mungkin jika orang melihat gue, orang akan berpikir gue sedang santai mengerjakan soal sambil memain-mainkan kaki. Padahal gue sedang ‘BERUSAHA MEMENDAM’. Memendam perasaan pengin kentut dan memendam angin diperut gue.

Gue melihat ke soal, gue baru menjawab sekitar 5 soal, dan masih ada seratus soal lebih yang harus dijawab. Gue shock. Jadilah gue ngerjain soal-soal itu dengan pikiran amburadul. Singkat kata gue merasa gue akan mati. Ada beberapa kemungkinan disini.
1.     Terlalu banyak angin yang gue pendam, sehingga perut gue meledak, dan gue mati.
2.    Gue gabisa nahan angin ini dan akhirnya angin itu keluar dan satu ruangan memutilasi gue karena aromanya.
3.    Gue gabisa nahan angin ini dan akhirnya angin itu keluar, dan gedung sekolahpun roboh, lalu gue mati.
4.    Dll.

Setelah 2 jam berlalu, gue pun berjalan keluar ruangan dengan langkah kaku. Masih menahan angin di dalam perut (walaupun selama 2 jam tadi sudah 2-3 kali merembes). Akhirnya guepun kentut. Perut gue udah lumayan lega. Di mobil (gue pulangnya bareng bokap, soalnya bokap juga lagi ada tugas ke Banjarmasin) gue kentut terus-terusan. Kasian bokap sama temen gue ._.



Before
After

Mimpi


Kalian semua pasti pernah mimpi dong. Kata orang mimpi itu adalah bunga tidur, tapi meurut gue mimpi itu adalah…….. gatau juga –“ tapi kalo mimpi itu bunga tidur , gue bakalan ngibaratinnya sebagai mawar. Kenapa? Soalnya mimpi itu kadang indah, dan kadang buruk. Kalo lagi indah kita bagaikan menghirup harumnya mawar, dan sebaliknya, kalo mimpi lagi buruk, ancur, awut-awutan, kita bagaikan tertusuk oleh durinya, sakit mamen *eaaa .
Mimpi itu gabisa diatur. Ada dua hal yang paling gue sebel kalo lagi mimpi. Pertama, gue gabisa lari dengan cepat. Padahal gue sering banget mimpi diuber-uber setan, uler, sampe alien! GILA! Kalo gue lari, gue ngerasa bagaikan di bulan, kek melayang-layang gitu, lambat –“ Dan gue juga musti terseok-seok, jatuh bangun, jungkir balik, salto, kayang, split *eh
Yang kedua, gue gapernah bisa mikir dengan baik, gue sebel abeees…. Gue sering mimpi jawab pertanyaan dan soal-soal. Tapi gue gabisa mikir. Gue gabisa jawab satu soalpun, GUE GABISA JAWAB SATU SOALPUN! Kalo dalam Kenyataan kek gini, boro-boro lulus UN, lulus tes masuk sekolahpun enggak -,-
Ngomong-ngomong soal mimpi, sekarang gue mau share tentang mimpi-mimpi aneh gue yang masih bisa gue ingat.
Mimpi pertama, kalo boleh gue kasih judul gue akan sebut ini “Sang Alien Mengejarku” *eaaa .Ceritanya gini, gue berantem ama ortu gue entah gara-gara apa, tapi akhirnya gue memutuskan untuk kabur *jeng jeng jeng jeeeng* . Gue kabur bawa buntelan kain ijo polkadot putih. Buntelan itu gue ikat di bambu, udah kayak pelarian beneran gue, hahaha.. Gue mutusin tinggal di sejenis asrama sekolah.
Pada malam harinya, gue mendengar ledakan yang dahsyat. Gue berlari keluar menuju halaman sekolah. Tapi belum sampai halaman sekolah gue berenti. Gue melihat banyak sekali UFO, sejenis wajan terbang yang dikendalikan oleh alien. Ufo-ufo itu mengarahkan tembakan lasernya kepada orang-orang. Entah dapet ilham darimana, tapi gue ngerasa kalo yang sebenernya mereka kejar itu adalah gue (ngerasa penting  banget nih gue, GR).  Gue melihat ufonya semakin banyak, guepengen lari, tapi gue gabisa. Yang mereka cari adalah gue, kalo gue lari, akan banyak nyawa tak berdosa yang jadi korban. Gue gabisa, untuk beberapa detik gue diam ditempat gue berdiri, lalu kabur sambil teriak, “YA ALLAAAH! ALLAHUKABAAAR!! INIKAH KIAMAT? INIKAAAH?” Gue heboh, gue ngerasa umur gue udah pendek banget. Tapi tiba-tiba gue sadar, gue lagi mimpi. Gue pikir biarpun gue ditembak, gue gabakal kenapa-napa, gue tinggal bilang “sorry, gue gabisa jalin hubungan sama alien” selesai. Guepun terbangun, gue lega, dan gue sadar kalo gue harus kurangin dosis nonton Little Chicken -,-
Mimpi kedua, yang ini gue kasih judul “Looking For The Magic Egg” *weseeeeeh . Ceritanya gue adalah seorang anak sekolahan yang berhadapan dengan seorang penyihir jahat. Penyihir itu menyihir ortu gue menjadi batu (openingnya campuran dari kisah Barbie sama Malin Kundang). Setelah itupun, sang penyihir pergi. Tiba-tiba muncul seorang peri kecil, dia bilang gue musti menemukan telur burung ajaib, atau lebih kerennya ‘the magic egg’ *eaaa . Ceritanya gue lagi ada di jembatan kayu, sekeliling gue adalah rawa-rawa. Tiba-tiba lagi muncul 2 burung penguin dari dalam air, mereka ngambang (sekedar info, penguin ini mirip kayak yang di Bernard Bear) masing-masing megang satu telur, dan katanya itu telur ajaib. Pas gue mo ngambil eh ternyata tu burung ilang. Gue shock, gatau gimana caranya nyari itu telur lagi.
Keesokan harinya, gue mendaulat diri gue sendiri, dan tiga temen gue, namanya Lita, Fajar, dan satu lagi gue gatau siapa, sebagai ‘Pahlawan Kebenaran’ . Kita jadi kek power ranger gitu, bisa berubah ceritanya. Tapi keesokan harinya kita dapet tambahan member, jadi kita berseblas. Yang gue inget dari 7 orang baru itu cuman Sena. Terus kita nyanyi sambil joget-joget deh *ehsalah Kita bagi tugas. Fajar sama satu orang cewek entah siapa, kebagian nyari duit. Dan sisanya, gatau ngapain ._.
Galama, Fajar ngasih kabar di Facebook (sebenernya waktu gue mimpi ini gue uda ga alay lagi, gue gapernah lagi buka facebook. Mungkin ini mimpi sebenernya produksi waktu gue masih alay, tapi baru tayang waktu uda tobat ._.) Katanya dia uda dapet pinjaman sekitar 3 juta. Dan yang bikin gue kaget, si Fajar nge-upload foto terbarunya. Dia pake jaket tebel, syal , topi, dan sarung tangan. Dan dia bilang dia lagi di Australia, nyari telur ajaib itu ! Dengan modal duit 3 juta dia kesana! What? Tapi ternyata disana juga gada.
Gue frustasi, gue pulang ke rumah. Terus gue liat di kolam ikan gue banyak bebeknya. Kenapa ini? Gue bingung. Dalem mimpi gue itu bebek-bebek nyelem, mereka berenang dalem air  -,- Pas gue deketin kolam, ternyata muncul seekor bebek. Dan yang bikin gue shock lagi, yang jadi bebek itu temen sekelas gue, si ketua kelas, Annissa! Dia bilang dia punya telur ajaib yang gue cari, teurs dia ngeluarin telur itu. Warnanya emas dan gede banget. Dan akhirnya gue bisa ngalahin penyihir jahat dan ortu guepun selamat. Yeyyy!!!

Udah sampe sini dulu cerita gue yaww.. Semoga kalian yang baca gamimpi buruk setelah baca blog gue yeee ..  ^_^

Malming


Bagi para ABG alias anak baru gede, malam minggu mungkin adalah surga dunia. Biasanya para ABG suka jalan-jalan, nongkrong-nongkrong di tempat ato café keren ama temen-temennya. Bagi yang punya pacar biasanya kalo ga jalan suka diapelin ato ngapel. Pokoknya, malam minggu malamnya ABG banget deh.

Malam ini adalah malam minggu, layaknya ABG-ABG lain, kakak gue jalan ama temennya. Biasanya sih kalo ga jalan dia nongkrong di rumah temennya, kalo ga dia ama temen-temennya bikin acara masak-masak gitu, remaja banget deh pokoknya kakak gue ini kalo lagi malmingan.

Seperti ABG lain yang punya pacar, sekarang, hampir di setiap malem minggu gue nonton berduaan (Peringatan: jangan pernah berpikir ini sesuatu yang manis, jangan bilang so sweet, wow dsb, dan jangan sirik. Soalnya gue nonton tv berduaan sama nyokap –“). Dan malam ini, kejadian ‘nonton berdua’ itu terulang lagi. Berhubung kakak gue jalan, bokap gada – bokap lagi ada kerjaan di luar kota, jadilah gue tinggal berdua sama nyokap.

O ya, biasanya kalo lagi malam minggu temen-temen gue di twitter suka nge-tweet pake #satnite. Ga mau dibilang cupu ato kamseupay, guepun ikut-ikutan nge-tweet dengan #satnite hampir di setiap malam minggu.

Tapi, entah kenapa biarpun gue udah nge-tweet dengan hastag yang sama ama mereka, tetep aja gue ngerasa beda. Perasaan gue yang merasa beda inipun bikin gue bingung, terus gue teliti apa penyebabnya. Setelah berpikir cukup lama, gue baru sadar, bahwa isi tweet orang itu kebanyakan begini :
“#satnite nonton ama ayang J”
“#satnite jalan ama ayang J”
“#satnite makan bareng ayang J”
“#satnite have fun @cafe J”
Dan masih banyak lagi.

Dan kalian tau gimana aja bunyi dari tweet #satnite gue? Isinya begini :
“#satnite seperti biasa dirumah doang”
“#satnite nonton tv bareng nyokap”
“#satnite tidur aaaaaah”
Dan semacamnya, pokonya isinya pada ga keren semua –“

Kalo pas malem minggu ujan orang biasanya nge-tweet kek gini:
“#satnite hujan, gabisa ngapelin dia L”
“#satnite hujan, gabisa jalan ama dia L”

Dan gue dengan gaya ga mau kalah nge-tweet :
“#satnite hujan, asiiiiiiik yang pacaran ga bisa ngapel! Yeyy!”
“#satnite hujan, kasian deh yang jalan pada kehujanan :p”

Kesimpulannya : Tweet orang menceritakan kebahagiaan remaja di malam minggu, tweet gue menceritakan kesengsaraan ABG jomblo yang kamseupay, jalan ama temenpun gapernah pas malming –“ tragis.

Beginilah nasib gue di malam minggu, NA’AS –“

Selasa, 04 September 2012

NYOKAP GUE EMANG HOROR


Sekarang di tv-tv banyak reality show yang berbau misteri dan kegaib-gaiban. Gue gasuka banget sama acara begituan. Kenapa? Karena gue suka gabisa tidur kalo abis nonton acara serem. Nonton Transformers aja gue takut kalo malem-malem, apalagi nonton setan yang dibikin reality show. Bisa-bisa gue gatidur 7 hari 7 malam.
Sebenernya di rumah gue bukan cuman gue yang  takut nonton begituan, nyokap sama Aa juga. Tapi sayangnya gue punya nyokap yang suka penasaran, tingkat keingintahuannya tinggi, makanya nyokap suka kepo gituh.
Suatu malam (tengah malam) pas bokap lagi tugas keluar kota, Nyokap masuk ke kamar gue dan Aa, dia ikut tiduran di ranjang Aa, dempet-dempetan sama Aa.  Aa kebangun, gue tetep tidur dengan cantiknya. Aa yang liat Nyokap masang tampang takut yang ekstrem langsung nanya-nanya bagaikan seorang reporter yang sedang mewawancarai korban penyiksaan. Masih dengan gaya yang rada-rada gemeter, takut, dan kek dikejar-kejar orang Nyokap cerita ke Aa. Ternyata Nyokap barusan tidur di depan tv, terus denger suara tangisan cewek sambil minta tolong. Pas nyokap buka mata eh ternyata dia liat sosok cewek dengan daster putih dan rambut panjang yang rada kusut di tv. Nyokap yang aslinya emang penakut langsung matiin tv dan ngacir ke kamar kita.
Malam-malam selanjutnya nyokap masih belum jera juga. Nyokap masih sering nonton acara-acara misteri, apalagi reality show Dua Dunia sama Dunia Lain. Entah apa bedanya Dua Dunia sama Dunia Lain, gue gatau, tapi yang gue tahu pasti, keduanya sama-sama meliput sesuatu yang berbau kegaib-gaiban.
Setiap kali nonton acara kayak gitu nyokap yang tidurnya selalu ditemenin bokap punya kebiasaan aneh. Setiap kali nonton, Nyokap selalu melakukan banyak hal dengan kebalikannya. Apakah nonton Dua Dunia dan Dunia Lain bisa menimbulkan efek seperti ‘Dunia Kebalikan’?
Kebiasaan aneh Nyokap yang pertama adalah saat nonton, biasanya orang akan membuka matanya lebar-lebar. Beda dengan nyokap yang selalu nutup mata pas acaranya mulai. Dan pas matanya udah ditutupin, nyokap malah liat dari samping benda yang nutupin mukanya. Kalo gitukan mending gausah ditutup, ya ga?
Kebiasaan aneh Nyokap yang kedua adalah meletakkan benda tidak pada tempatnya . Biasanya nyokap nonton tv sambil rebahan. Orang rebahan selalu naroh bantal di bawah kepalanya. Tapi nyokap gue beda, setiap kali dia nonton acara misteri, bantalnya selalu pindah, dari bawah kepala keatasnya, nutupin muka -,-
Dan yanbg paling aneh adalah, nyokap gue ini penakut. Tapi dia malah suka nonton acara yang ada setan-setannya. APA GAKEBALIK TUH? Setiap kali setannya muncul nyokap juga selalungebangunin bokap. Alasannya sih mau nunjukin setan yang ketangkep ama kamera, tapi gue yakin 1000% kalo nyokap sebenernya cuman pengin ditemenin nonton tv. Karena apa? Karna dia takut!
Ada satu yang gue sebel kalo nyokap abis nonton acara kek gitu. Nyokap bakalan cerita panjang lebar, dari awal sampe akhir, lengkap dengan semua komentar, kritik dan sarannya. Dan nyokap akan terus ngulang ceritanya ke gue, Aa, dan bokap sampe mood ato ketertarikannya uda mulai luntur . Kalo udah cerita kayak gini, suasana horornya akan kebawa masuk ke otak gue. Nyakap gue emang horor -,-